Again back with another palette as I mentioned in my previous post, I purchased three new eyeshadow palettes due to the hitting-pan success I have with my SLEEK i-Divine palette. Being the cheap gal I am, I still don't want to spend too much money on high end product especially eyeshadow since there are lots of affordable eyeshadows in the market with good quality. Of course I have to do some research on many blogs and videos about this; I know there are also many palette with such bad pay-off color so I have to be a little picky in this area.
Sudah lama rasanya tidak memberikan review dan cukup lama juga aku vakum dalam beli-membeli makeup dan lebih gemar di skincare. Nah, berhubung eyeshadow palette aku yang SLEEK sudah hit pan satu shade-nya dan yang lain segera menyusul, aku jadi ingin membeli palette lain yang tentunya harus terjangkau. Susah sebenarnya menahan keinginan untuk tidak membeli si Modern Renaissance dari Anastasia atau Chocolate Bar Too Face sampai akhirnya aku memutuskan untuk membeli palette eyeshadow si Beauty Creations yang katanya dupe dari Modern Renaissance. Sayangnya aku telat dan online shop sudah kehabisan palette tersebut.
Agak berbeda dengan ulasan-ulasan yang berbau lipstik semua, kali ini aku akan membahas tentang alas bedak atau istilah keren-nya adalah foundation. Tentu saja produk lokal yang sangat terkenal dengan lulur dan juga lipstik matte mereka yang murah meriah itu alias Purbasari. Ternyata selain dari lulur dan juga lipstik-lipstik itu, Purbasari mempunyai line makeup Daily series yang cukup lengkap variasinya mulai dari alas bedak, bedak tabur, bedak padat, pelembab, eyeliner, dan juga lipstik dengan habis akhir creamy.
Mungkin tahun tahun 2017 ini adalah tahun dimana semakin banyak brand-brand di Indonesia yang mengeluarkan varian lipstik baru dan tidak kalah pula dengan salah satu merek skincare lokal yang ikutan mencoba untuk mengeluarkan produk pewarna bibir ini ke pasaran kosmetik Indonesia; ElsheSkin. Aku pribadi belum pernah mencoba produk perawatan wajah dari ElsheSkin dan memang belum pernah mendengar karena aku fokus skincare-ku adalah skincare Korea. Namun apa salahnya untuk mencoba lipstik keluaran mereka, terlebih lagi ketika dua youtuber kesukaanku telah memberi review tentang lipstik si ElsheSkin dan mereka berdua sangat menyukai lippen seharga Rp. 49.900 rupiah satunya ini.
Sepertinya ungkapan itu memang sangat cocok untuk wanita ya, terlebih lagi ketika banyak sekali brand-brand lokal yang muncul dengan seri lipstik andalan mereka. Nah, bicara tentang lipstik lokal pasti sudah tidak akan asing lagi dengan si Purbasari Matte lipstik yang terkenal murah dan bagus serta banyak pilihan warna itu. Aku sudah pernah menulis review di sini dan jujur aku sangat suka dengan si Purbasari karena sangat enak dan ringan dipakai, pigmentasi super dan harga yang sangat terjangkau.
Keracun akibat sering sekali stalk akun Just Miss di Instagram, tepat setelah melihat swatches dari warna-warna lipstick pencil mereka yang menjadi best seller kuputuskan untuk membeli dua warna baru lagi. Sebelumnya aku memang memiliki beberapa lipstick Just miss, pencil raut, lipstick putar biasa dan sampai ke lip cream mereka. Sayangnya lippen dalam bentuk pensil raut yang dulu pernah aku beli mempunyai warna aneh yang tidak masuk sama sekali dengan kulit wajahku yang medium. Untungnya setelah lebih berpengalaman memilih lipstik, aku memutuskan untuk membeli lagi warna best seller mereka yang J-1 dan J-39.
Kembali lagi menulis review untuk produk lipstik lokal yang memang akhir-akhir ini gemar masuk ke kantong belanjaanku dan setelah memikirkan dengan baik, aku putuskan untuk membeli liquid lipstick versi Wardah. Aku memang kurang begitu cocok dengan produk dari brand terkenal di negeri sendiri ini; karena seluruh lipstik yang mereka luncurkan, dari seri matte, long lasting, hingga intense matte, tidak ada yang menjadi favoriteku sama sekali. Awalnya kukira si Intense Matte akan menjadi favorite karena aku sudah menulis review dan first impression-ku sangat bagus sekali, kalian bisa baca di sini. Namun it turns out I like other lipsticks and use them a lot more than Wardah. Jadilah aku belum berniat untuk membeli liquid version dari lipstik mereka.
Bicara tentang lipstik memang gak ada matinya ya, apalagi semenjak brand-brand lokal mulai meracik formula lipstik dalam bentuk cair yang memang dua tahun belakangan sangat happening di dunia makeup bahkan sampai sekarang. Sariayu, Beauty Story, Polka, hingga yang belakangan mengeluarkan produk liquid lipstik mereka yaitu, Just Miss, si brand yang memiliki slogan pencetus makeup affordable di Indonesia. Aku memang agak pilih-pilih kalau tentang liquid lipstick, karena aku itu pencinta liquid lipstick hasil matte dan transfer proof gila. Nah, sayangnya beberapa liquid lipstik dari brand Indonesia yang direview oleh banyak youtuber pada umumnya mempunyai hasil akhir yang tidak fully matte dan setelah mencoba Sariayu Duo Lip Cream yang pernah ku review di sini, aku menjadi agak skeptis untuk mencoba liquid lipstik buatan lokal lainnya. Dan ternyata aku salah besar! Nyatanya formula brand-brand lain sudah nyaris menyerupai liquid lipstick buatan luar sana yang harganya bisa dua hingga tiga kali lipat lebih dan salah satunya adalah si Just Miss ini.
Celebrating Xmas and New Year, my department held a small BBQ dinner together with an event of Secret Santa where everyone can be someone's secret santa and fulfill their wish list. Being a make-up enthusiastic I am, I listed ColourPop Ultra Matte Lip Liquid Lipstick as one of my gifts and luckily enough I got one. I am so excited to try this because many Youtubers rave about this for ages ago and I am honestly a little bit too late to try this one. Bubble or Lumiere are probably the best seller for this product, however I am still in a mission to find a bright pink that suits my skin tone so that's why I want Mars. So without further due, I'm just going right on to the review.
Selamat tahun baru, guys. Untuk mengawali postingan di tahun 2017 ini, aku akan memberi review untuk salah satu produk rias mata yang sepertinya hampir setiap wanita memilikinya. Eyeliner adalah jawabannya.
Akhirnya aku bisa nulis postingan review perdanaku di blog ini, yay! Review kosmetik memang merupakan salah satu tujuanku merombak blog yang sudah bertahun lamanya ku abaikan, selama aku kuliah aku memang gak begitu peduli dengan penampilan boro-boro bicara masalah make-up dan mau ngebikin blog khusus untuk review ini-itu. Haha, that was nearly impossible to happen... Oh iya, aku juga bakal nulis dalam Bahasa Indonesia kalau buat review biar enak gitu jatohnya gak kaku-kaku gimana gitu. Oke, karena aku punya kecenderungan bikin intro yang super panjang mending kita langsung masuk ke pembahasan utama dan isi dari postingan ini.