Maybelline Super Stay Matte Ink Pioneer Review - Kekecewaan yang Hakiki

By Dyni - 3:34 PM




Assalamu'alaykum ^^

Demam lipstik lagi nih agaknya atau semacam inovasi lipstick yang tidak akan ada matinya; awal tahun 2018 ini cukup heboh dengan liquid lipstick baru dari Maybelline yang direview oleh para vlogger. They like it; said it's the best at staying power. Menjanjikan 16 jam loh si Maybelline ini; siapa yang tidak akan tertarik?

Sayangnya pada awal penjualan banyak sekali stock warna yang sold out, aku ingat sekali sangat mengincar shade "Loved" yang sangat universal alias dicari semua orang karena warnanya adalah warna sejuta umat. Lambat laun melihat banyak beauty influencer yang memakai warna merah dengan undertone biru, keinginanku membeli si "Loved" berkurang, muncul obsesi baru untuk memiliki shade "Pioneer" yakni merah biru yang sangat bold.

Terus benar nggak sih, lipstick ini tahan selama itu walau sudah makan berminyak, tidak butuh touch up, matte, dan transfer proof?

Yuk, simak review dariku~

Packaging
Dari segi packaging, Maybelline kali ini tidak muter di warna hitam-hitam saja karena per botol liquid lipstik akan disesuaikan dengan shade yang ada di dalamnya. Mereka pun memilih botol dengan bentuk kotak alih-alih botol bulat berbentuk tube yang biasanya menjadi pilihan utama brand-brand dalam mengemas produk pewarna bibir dalam bentuk cair mereka.

Karena shade yang aku pilih adalah Pioneer dengan warna merah blue undertone yang cukup gelap, warna merah menjadi warna dominan di liquid lipstick ini. Bahannya pun terbuat dari plastik tebal yang memungkinkan untuk diberi warna; aku pribadi tidak bermasalah dengan konsep packaging mereka.

Untuk aplikatornya sendiri, brand asal New York ini mempunyai ujung yang berbentuk segitiga dengan lubang di tengahnya; ujung ini cukup lancip sehingga akan sangat mudah untuk diaplikasikan ke bibir dengan presisi. Plus poin bagiku karena kualitas dari aplikator cukup crucial dalam produk liquid lipstick.



Formula
To be quite honest, formula lipstick dalam bentuk liquid alias cair hanya mendapat perbedaan di tekstur dan juga aroma karena pada umumnya finish yang dicapai adalah matte. Beberapa liquid lipstick mungkin ada yang membuat hasil akhir satin tapi si Matte Ink ini hasil akhirnya adalah matte mati alias dead matte.

Jika bicara tekstur, si Ink ini mempunyai tekstur yang cair, tidak creamy, tidak menggumpal, dan mungkin salah satu dari liquid lipstick yang paling cair yang pernah aku coba. Sedangkan untuk aroma, aku harus jujur, aku tidak suka. Wanginya seperti obat menyengat, baru kimia-nya masih sangat kentara walau sudah mencoba memberi aroma manis cookies yang hanya samar-samar tercium.

Cepat kering? Oh no, tidak. Karena dia meninggalkan lengket-lengket yang aneh, aku akan jelaskan lebih detail di performa nanti. Untuk formula, aku kecewa dari sisi aromanya.

Swatches

This color is very good. Swatched beautifully, warnanya keluar sangat apik.



Performa
Man oh man, this is by far the worst liquid lipstick I've ever tried tapi aku pakai terus karena warnanya bagus. Banyak sekali poin-poin negatif dari produk yang banyak dielu-elukan beauty infuencer ini sebagai liquid lipstick terbaik; aku tidak tahu itu honest review mereka atau mereka diminta untuk memberikan review seperti itu dari pihak Maybelline. The point is, this products sucks.

First of all, the bleeding! Ini sama sekali tidak transfer proof, saat aku pakai, jari-jari aku akan langsung berwarna merah seperti berdarah karena kebetulan sekali shade Pioneer ini merah darah yang agak gelap. Aku juga sering memegang bibir and this is the first time I experienced this, aku sudah mencoba puluhan jenis liquid lipstick loh, ini yang terburuk masalah transfer proof-nya. Tidak oke.

Kedua, this feels so heavy. Berat di bibir seperti memakai cat. Long-last doesn't mean you have to make it super thick and super uncomfortable like this; honestly Maybelline? Kalian mikirin apa sih ketika membuat formula produk ini. Rasanya produk ini tidak benar-benar mengering ketika aku pakai, akan ada rasa lengket yang tidak nyaman belum lagi bibir seperti ditempel cat. Big no.

Last annoying point adalah ini lipstik susah banget dihapus sampai meninggalkan stain.



Nah, untungnya masih ada poin positif. Satu poin yang benar-benar seperti klaim mereka adalah perihal ketahanan. Si liquid lipstick ini tahan sampai besok, trust me, aku sudah mencoba pakai sampai pagi dan masih saja ada. Aku makan heboh, makan minyak-minyakan, sampai aku mandi setelah nge-gym. This product stays unbothered on my lips.

Jadi masuk ke kesimpulan saja yuk, dari pada aku makin banyak menulis review yang nantinya malah dikira menjelek-jelek-an produknya :'D

What I Love
❤ Warnanya bagus
❤ Tahan lama

What I Don't Love
👎 Harga cukup mahal, di atas Rp 100,000 dan bersaing dengan produk lokal yang lebih murah
👎 Formulasi payah, tacky dan sangat berat di bibir
👎 Stain dimana-mana; tangan dan di bibir susah dihapus
👎 Aroma kimia-nya masih kentara
👎 Tidak transfer-proof

Do I recommend this?
No.

Will I repurchase?
Nope.

See you on my next post~

  • Share:

You Might Also Like

3 comments